Senin, 01 Juli 2013
Pahlawan Matahari
Saat menempuh perjalanan yg lumayan panjang, barisan sawah rapi menghormati kami dalam lambaian padinya. Aku, ayah, dan ibuku berhenti sejenak utk meregangkan otot-otot yg kaku. Tiba-tiba lewat di hadapan kami seorang petani wanita separuh baya lengkap dgn alat perangnya. Wanita itu tersenyum dgn peluh bersinar di dahinya krn tertimpa sinar mentari. Aku balas senyum.
"Hek that jak u blang.." Ibuku tiba-tiba berkomentar.
Otakku langsung berkejar-kejaran dgn pernyataan ibu barusan. Ya, memang sangat lelah sepertinya. Dari usai subuh, berjalan kaki menuju sawah, kemudian melakukan segala macam 'prosesi' di tengah lumpur, blm lagi jika ada lintah atau terinjak keong sawah.. Pulang saat matahari sedang heboh-hebohnya memamerkan kekuatan cahayanya.
Itu utk awal penanaman. Jika padi sudah merunduk, sang petani bisa sampai petang 'nongkrong' di sawah utk menjaga peluh keringatnya yg menjelma padi dari gangguan burung-burung kecil.
Hmmm..
Setelah ku pikir-pikir, apa yg petani usahakan dgn susah payah, tidak mendapatkan hasil yg setimpal dgn apa yg mereka lakukan. Mereka hanya dapat lelahnya saja, padahal sudah memberi makan orang se-Indonesia!
Mengapa pemerintah tidak mengadakan anggaran khusus utk petani?
Setidaknya utk mensejahterakan hidup mereka.
Selama ini yg kita lihat atau kita dengar, petani itu identik dgn kemiskinan atau rumah-rumah yg reyot.
Andai saja petani mogok kerja, kita mau makan apa!?
Andai saja petani juga ikut berlomba-lomba mencalonkan diri menjadi caleg, kita mau telan apa!?
Andai saja semua petani ingin kaya mendadak, bagaimana nasib perut kita!?
Untung petani-petani kita tidak se-'luba' itu. Apa yg ditumbuhkan dari perut bumi, cukup bagi mereka utk menghidupkan keluarga mereka bahkan manusia se-Indonesia!
Dgn itu, patut bagi kita utk menghargai petani yg telah memberi kita makan selama hidup. Kita dapat membeli beras dari mereka, tp keikhlasan mereka dlm upaya menghasilkan beras tersebut tak terbayarkan dgn berapapun uang yang kita punya.. Petani juga pahlawan. Yg rela menumpahkan keringat demi kita. Pahlawan di bawah matahari..
*26 Januari 2010, di atas jalan mulus*
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar